Taekwondo Sumsel Raih Emas dan Gelar Atlet Terbaik di Batam International Championship 2026
BATAM,KilasNkri.com — Taekwondo Indonesia (TI) Pengprov Sumatera Selatan menorehkan prestasi di ajang Batam International Taekwondo Championship 2026 yang digelar pada 4–7 September 2026 di Pacific Palace Hotel Batam, Grand Ballroom lantai 4 dan 5.
Salah satu atlet Sumsel, Achmad Aidil Naouval Anugrah, tampil gemilang dengan meraih medali emas sekaligus dinobatkan sebagai The Best Junior Male Athlete pada kategori Professional Kyorugi Junior U-45 kilogram putra.
Aidil berhasil menjadi juara pertama pada nomor Professional Kyorugi Junior U-45 kg male. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas kemampuan atlet muda Sumsel bersaing di level internasional.
Batam International Taekwondo Championship 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari Kyorugi dan Poomsae hingga kelas Professional dan Beginner, dengan kelompok usia Super Kids, Cadet, Pra Cadet, Junior, dan Senior.
Ketua Umum Pengprov TI Sumatera Selatan, Hj. Meilinda, S.Sos., MM, mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurut dia, keberhasilan Aidil menjadi juara sekaligus atlet terbaik merupakan hasil dari proses pembinaan yang harus terus dijaga.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet Sumatera Selatan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional. Kami tentu mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras. Ke depan, pembinaan harus semakin terarah agar prestasi seperti ini dapat terus lahir,” ujar Meilinda. Sabtu (5/9/2026)
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov TI Sumatera Selatan, Carli Junicef Vratama, S.Pi., M.Si., mengatakan pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Sumsel untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, khususnya kelompok usia junior.
“Gelar juara dan The Best Athlete menunjukkan bahwa program pembinaan harus terus dikembangkan. Kompetisi internasional seperti ini penting karena memberikan pengalaman sekaligus mengukur sejauh mana kemampuan atlet kita ketika berhadapan dengan lawan dari berbagai daerah dan negara,” kata Carli.
Kepala Pelatih TI Sumatera Selatan, Dwi Andrian, menilai kemenangan Aidil tidak datang secara instan. Performa di arena merupakan hasil dari latihan, disiplin, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.
“Yang paling penting bukan hanya medali, tetapi bagaimana atlet mampu menjalankan strategi dan menjaga mental saat pertandingan. Aidil menunjukkan perkembangan yang baik dan mampu tampil maksimal hingga meraih juara pertama serta penghargaan atlet terbaik,” ujar Dwi.
Menurutnya, hasil di Batam menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi tim pelatih untuk meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Pengprov TI Sumatera Selatan berharap capaian tersebut dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak atlet berprestasi dari Sumatera Selatan. Prestasi Aidil juga menjadi sinyal bahwa pembinaan atlet muda Sumsel memiliki potensi untuk terus berkembang di level nasional maupun internasional.()

