Berawal dari Anak Lomba hingga Viral, Mimie Sarah Jadi Wadah Talenta Anak Palembang
KilasNkri.com. Palembang – Berangkat dari momen sederhana saat sang anak mengikuti lomba di sekolah, Sarah Pebfalina M.Pd, Alumni Bahasa dan Sastra Inggris PGRI atau yang dikenal dengan nama Mimie Sarah, berhasil membangun usaha sewa baju anak yang kini dikenal luas di Palembang.
Usaha “Mimi Sarah” mulai dirintis pada pertengahan hingga akhir tahun 2020. Tanpa perencanaan matang, bisnis ini tumbuh secara alami dari kebutuhan pribadi yang kemudian berkembang melalui rekomendasi dari mulut ke mulut.
“Awalnya dipakai anak sendiri untuk lomba, lalu teman-temannya ikut butuh. Dari situ berkembang terus, sampai akhirnya banyak ibu-ibu yang datang karena melihat hasil desain yang unik,” ujar Mimie Sarah.
Perjalanan usaha ini juga tak lepas dari identitas personal yang kuat. Nama “Mimie Sarah” sendiri berasal dari panggilan anak-anak kepada dirinya. Nama tersebut kemudian menjadi brand sekaligus nama pena yang juga digunakan dalam karya tulisnya.
Untuk memperkuat daya ingat pelanggan, Mimi Sarah menghadirkan konsep tempat usaha bernuansa rumah dengan dominasi warna pink dan putih. Warna tersebut dipilih karena dianggap mudah diingat anak-anak sekaligus menjadi ciri khas yang melekat.
Dalam hal desain, Mimie Sarah mengandalkan kreativitas pribadi yang telah diasah sejak kecil. Ia mengaku gemar memadukan warna dan menciptakan konsep busana yang indah. Meski sempat mencari referensi dari internet seperti Pinterest, ia menegaskan tidak meniru, melainkan mengembangkan ide sesuai karakter anak dan bahan yang tersedia.
“Desainnya menyesuaikan anak yang pakai dan kain yang ada. Jadi benar-benar dikembangkan sendiri, bukan meniru,” katanya.
Tak sekadar bisnis, Mimie Sarah memiliki misi lebih luas, yakni menjadi wadah untuk mendukung dan mengembangkan talenta anak-anak di Palembang. Ia melihat banyak potensi anak yang perlu difasilitasi, salah satunya melalui penampilan di berbagai ajang seperti fashion show dan modeling.
“Anak-anak ini berbakat, sayang kalau tidak dikembangkan. Dengan adanya baju, mereka bisa tampil percaya diri dan menunjukkan potensinya,” jelasnya.
Selain itu, Mimie Sarah juga berperan dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda melalui desain busana adat dari berbagai daerah. Mulai dari Bali, Lampung, hingga Palembang, busana-busana tersebut dihadirkan dalam bentuk nyata yang dapat dikenakan anak-anak.
“Kalau bukan kita yang mengenalkan budaya ke anak-anak, siapa lagi. Dengan mereka pakai langsung, mereka jadi tahu ciri khas tiap daerah,” tambahnya.
Ke depan, Mimie Sarah berharap usahanya dapat terus berkembang sekaligus menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya dan mendukung lahirnya generasi muda yang percaya diri dan berprestasi.
“Harapannya tetap berkembang, tetap laris, dan bisa terus mendukung anak-anak bertalenta di Palembang,” tutupnya.
Bagi yang ingin melihat aktivitas langsung follow Instagram: ” mimie sewa baju anak Palembang”.( Ocha)



