HUT ke-11 Tahun Organisasi Demi Anak Generasi Sumsel Berjalan Lancar
KilasNkri.com. Palembang – Organisasi Demi Anak Generasi (DAG) Sumatera Selatan merayakan ulang tahun ke-11. DAG yang berdiri sejak tahun 2014 ini awalnya lahir dari semangat dukungan terhadap Calon Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan kini telah berkembang menjadi organisasi yang aktif di bidang politik, sosial, dan kebudayaan.
Acara ini di gelar di Guns Cafe Palembang, Minggu (29/06/2025). Dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang Kemasyarakatan Kurniawan Abadi, Ketua Umum Gencar Indonesia Charma Afrianto, serta sejumlah tokoh ormas.
Dalam sambutannya, Kurniawan menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumsel atas kontribusi DAG sebagai mitra pemerintah dalam bidang pendidikan, pariwisata, kesehatan, dan sosial budaya. DAG diharapkan terus mencetak generasi muda yang cerdas dan berintegritas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum Gencar Indonesia, Charma Afrianto, juga menilai DAG sebagai ormas yang konsisten dan berdampak nyata di masyarakat. Ia menyebut Ketua DPD DAG Sumsel, Solbian Aguscik, sebagai sosok aktif dan berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. “DAG layak menjadi barometer bagi ormas lain di Sumsel,” ujar Charma.
Sementara itu, Solbian Aguscik menjelaskan bahwa DAG berjalan tanpa donatur tetap dan seluruh kegiatan didasari semangat kebersamaan antar anggota. Perayaan ulang tahun ke-11 organisasi Demi Anak Generasi (DAG) Sumsel ini menjadi momentum penting untuk mempererat kekompakan antar nggota dan memperkuat sinergi dengan ormas-ormas lain di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.
Dalam perjalanannya, DAG Sumsel aktif menggelar kegiatan sosial seperti pembagian takjil saat Ramadhan, program Jumat Berbagi, serta bantuan gotong royong bagi anggota yang mengalami musibah. Ke depan, DAG berkomitmen untuk merangkul kembali anggota yang sempat tidak aktif dan terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam berorganisasi demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau hari ini kita belum bisa membawa DAG lebih besar, semoga generasi berikutnya yang akan meneruskan perjuangan ini,” pungkasnya. (Ocha)

