GI BEI Universitas IBA dan Kantor Perwakilan BEI Sumsel Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa, Dari Informasi Menjadi Tranformasi Finansial
Kilasnkri.com. PALEMBANG, 11 Maret 2026 – Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) Universitas IBA, bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Sumatera Selatan, sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pasar modal bertajuk “Dari Informasi Menjadi Transformasi Finansial”. Acara yang berlangsung di Aula Universitas IBA ini dihadiri oleh mahasiswa dan civitas akademika Universitas IBA yang antusias mendalami dunia investasi Pasar modal.
Acara dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas IBA, Dr. Lily Rahmawati Harahap, MM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga mampu mengelola masa depan finansial secara mandiri melalui instrumen yang tepat.
“Mahasiswa harus mampu memilah informasi yang beredar dan mengubahnya menjadi strategi transformasi finansial yang nyata. Pasar modal adalah salah satu pintu menuju kemandirian ekonomi tersebut,” ujar Dr. Lily.
Sesi edukasi inti menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Hari Mulyono, Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Sumatera Selatan. Mengusung tema yang sama dengan judul acara, beliau memaparkan bagaimana langkah-langkah konkret bagi investor pemula untuk mengolah data dan berita ekonomi menjadi keputusan investasi yang menguntungkan.
“Transformasi finansial dimulai ketika seseorang berhenti sekadar mengonsumsi informasi dan mulai mengalokasikan asetnya secara cerdas di pasar modal Indonesia yang kini semakin transparan dan mudah diakses,” jelas Hari Mulyono.
Melengkapi perspektif praktis, narasumber kedua, Achmad Deka Pratama dari PT MNC Sekuritas Cabang Palembang, membawakan materi berjudul “Mudahnya Bertransformasi Finansial di Pasar Modal Indonesia”. Beliau mendemonstrasikan kemudahan penggunaan platform digital untuk bertransaksi saham, serta memberikan tips memilih saham yang sehat bagi kalangan akademisi.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa mengajukan pertanyaan kritis mengenai manajemen risiko dan cara memulai investasi dengan modal yang terjangkau bagi kantong mahasiswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan GI BEI Universitas IBA untuk terus meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di lingkungan kampus, sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperbanyak jumlah investor domestik di Indonesia. Kepala GI BEI Universitas IBA, Pandriadi, SE, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini akan rutin dilakukan sebagai program utama GI yang merupakan bentuk kontribusi GI BEI IBA dalam meningkatkan literasi tentang pasar modal tidak hanya untuk civitas akademika Universitas IBA saja namun untuk masyarakat pada umumnya. Diharapkan dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh GI BEI Universitas IBA akan mampu menghasilkan investor yang tangguh dan bertanggung jawab.( Ocha / Rilis)

