PD IWO Muba Desak Kapolres Muba Copot Kapolres Muba dan Kapolsek Keluang, Buntut Kebakaran Hebat di Sumur Ilegal Kobra 1 PT Hindoli
KilasNkri.com. Musi Banyuasin – Kebakaran hebat yang kembali terjadi di lokasi sumur minyak ilegal di kawasan Kobra 1, wilayah konsesi PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, memicu reaksi keras dari Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Musi Banyuasin.
Sandi Andika S.H Ketua PD IWO Muba, secara tegas mendesak Kapolda Sumatera Selatan untuk mencopot Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo S.H., S.I.K., M.IK., dan Kapolsek Keluang AKP Moga Gumilang S.I.K Desakan ini muncul setelah berulangnya peristiwa kebakaran di lokasi sumur minyak illegal yang dinilai menunjukkan lemahnya penindakan terhadap aktivitas illegal drilling di wilayah tersebut.(01/04/26)
Ketua PD IWO Muba menyampaikan bahwa insiden kebakaran di sumur illegal cobra 1 bukanlah yang pertama terjadi. Menurutnya, kejadian serupa sudah berulang kali terjadi di wilayah Keluang dan sekitarnya, sehingga menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat mengenai ketegasan aparat dalam menertibkan aktivitas illegal tersebut.
“Kami meminta Kapolda Sumsel untuk segera mengevaluasi dan mencopot Kapolres Muba serta Kapolsek Keluang. Sudah terlalu sering kebakaran terjadi di lokasi sumur minyak ilegal. Ini menunjukkan bahwa penanganannya belum maksimal,” tegas Ketua PD IWO Muba.
Ia juga meminta Kapolda Sumatera Selatan untuk mengganti pejabat yang dinilai lebih berintegritas dan tegas dalam memberantas praktik illegal drilling yang selama ini marak di Kabupaten Musi Banyuasin. Kami berharap Kapolda Sumsel dapat menempatkan sosok aparat yang benar-benar berintegritas, berani, dan serius dalam memberantas mafia minyak ilegal. Jangan sampai masyarakat menilai hukum seolah kalah dengan para pelaku illegal drilling,” tambahnya.
Menurutnya, aktivitas pengeboran minyak illegal bukan merupakan delik aduan murni, sehingga aparat penegak hukum dapat bertindak kapan saja tanpa harus menunggu adanya laporan dari pihak tertentu.
PD IWO Muba juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya menindak para pekerja di lapangan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik bisnis minyak illegal tersebut.()

